Sabtu, 28 Juli 2012

pohon layu di padang gersang

lihatlah sebatang pohon di sana
hanya sebatang di tengah padang gersang
bukan, bukan terlalu gersang
ada banyak pohon lain yang cerah meruah
penuh daun, bunga dan buah, sungguh sempurna

namun, di dekatnya, tak pernah ada apapun
bagaimana mungkin
dia tak berdaun
tak berbunga
apalagi berbuah
bagaimana mungkin ada yang mau melihatnya
bagaimana mungkin ada yang menghinggap di dirinya
dia, sendiri

tak ada daun yang membuatnya segar
tak ada bunga yang membuatnya menarik
tak ada buah yang membuatnya diingini dan dibutuhkan
yang ada hanya tubuh, batang, yang layu
yang mudah terkelupas
yang akan segera tumbang di terpa angin
yang mungkin akan segera hilang tertebang

tidak, tidak mungkin tertebang
mana ada yang mau
mana ada yang butuh
bahkan pada tubuh ini
batang layu yang tak pernah indah dipandang

pohon lain punya segalanya
banyak yang diingini
banyak yang dibutuhkan dari mereka
semua berada di dekatnya
namun tak pernah benar-benar dekat
tak pernah benar-benar membuat hidupnya berubah, berarti

semua hanya bayangan kelam di padang gersang luas
sementara ada
terlihat dekat
namun tak pernah
tak pernah benar-benar sesungguhnya
tetaplah hidup sendiri
sepi
tak bermakna
tak dibutuhkan
tak diinginkan
tak disukai
tetaplah yang lain
yang memiliki segalanya
tentu saja

Tidak ada komentar:

Posting Komentar